Cara Menanam Bunga Kamboja Jepang (Adenium)

Cara menanam bunga kamboja jepang (Adenium) dapat dilakukan dengan mudah dan bahkan bagi pemula sekalipun karena tanaman cantik ini tidak sulit untuk diketahui sifat tumbuh tanamannya. Sementara banyak orang yang beranggapan bahwa menanam bunga kamboja jepang ini sangat sulit dan rumit, padahal jika dicermati seksama tentunya menanam bunga hias ini sangatlah menyenangkan. Sembari menikmati waktu senggang, Anda pun dapat menanam bunga cantik ini dengan mudah dan tidak perlu waktu berlama-lama. Bagi Anda yang sudah penasaran dan ingin segera tahu, maka langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Tentunya Anda sudah tahu tentang tanaman hias yang sangat cantik dengan warna bunganya yang begitu menarik. Tidak hanya dilihat dari bunganya saja, tanaman hias ini memiliki bentuk akar yang begitu menonjol dan menarik dan sangat indah jika dibuat bonsai. Keuntungan dari menanam bunga hias ini pun sangat banyak sekali yaitu dapat menjadi halaman depan rumah Anda menjadi lebih menarik dan asri dan bahkan jika Anda tekun membudidayakannya maka Anda pun dapat menjadikan tanaman ini sebagai bisnis. Karena bunga kamboja jepang (adenium) termasuk salah satu bunga yang sangat mahal. Untuk melihat tanaman hias adenium yang paling mahal di Indonesia, silahkan baca disini. Siapa tau Anda ingin mencoba membudidayakan jenis bunga-bunga tersebut agar memperoleh banyak keuntungan. Di dalam aktifitas menanam kamboja jepang (Adenium) ini diperlukan beberapa tahap yang harus diperhatikan.

Pembudidayaan aneka macam bunga adenium yang menarik hati.
Pembudidayaan aneka macam bunga kamboja jepang (adenium) yang menarik hati.

Kenali Sifat Bunga Kamboja Jepang

Sebelum beranjak jauh pada proses penanaman bunga kamboja jepang, ada hal yang harus Anda perhatikan yaitu mengenali bagaimana sifat tumbuh dari bunga tersebut. Jadi bunga cantik ini tidak akan bertumbuh dengan baik pada daerah lembab. Dan apabila bunga ini diletakkan pada tempat yang mudah terkena sinar matahari secara langsung, maka dapat dipastikan bahwa bunga kamboja ini dapat tumbuh dengan subur dan juga sehat. Oleh sebab itu, Anda harus menjauhkan bunga ini dari tempat yang lembab dan jauhkan juga dari tempat yang kurang pencahayaan.

Hal berikutnya yang juga harus Anda ketahui yaitu, janganlah menggunakan media tanam tanah yang sifatnya mudah menyerap air. Hal tersebut dapat membuat akar tanaman pada bunga kamboja jepang ini mudah membusuk karena sifat dari bunga ini juga tidak dapat tumbuh di daerah yang suhu iklimnya tinggi atau bercuaca dingin. Jadi, sangat cocok sekali jika Anda meletakkannya pada taman depan rumah yang langsung terkena cahaya matahari tanpa harus khawatir bahwa tanaman dapat mengering, layu, dan lain sebagainya. Setelah Anda mengetahui sifat tumbuh bunga cantik ini, maka berikut ini adalah jenis tanah yang cocok untuk menanam bunga kamboja jepang.

Jenis Tanah Yang Cocok Untuk Bunga Kamboja Jepang

Jika diketahui dari sifat tumbuhnya yang sudah dijelaskan di atas bahwa bunga kamboja jepang ini sangat menghendaki media tanam yang kering, tidak mengikat air, dan porous. Apabila tanah kurang porous, maka bunga kamboja rentan dihinggapi oleh cendawan. Namun media yang sangat lembab juga dapat membuat air menjadi tertahan sehingga tingkat kelembaban semakin tinggi dan belum lagi kalau sudah memasuki musim hujan. Akibatnya akar bunga kamboja akan cepat membusuk. Bunga kamboja jepang ini juga tidak dapat ditanam pada tanah merah dan juga tanah liat yang memiliki sifat pengikat air yang sangat tinggi.

Menanam-adenium

Untuk derajat keasaman pH pada media tanam yang cocok untuk bunga kamboja jepang ini yaitu 5,5 sampai 6,5. Untuk media tanam tanah yang sangat cocok untuk menanam bunga hias ini adalah pasir, sekam biasa, sekam bakar, tanah arang, tanah bakar, dan cocopeat. Di Indonesia sendiri, media tanamnya dapat diramu dengan cara yang bervariasi dan tentunya harus bersifat kering dan juga porous. Campuran media tanam tanah yang baik untuk proses tanam kamboja jepang ini adalah arang sekam, pasir, cocopeat, zeolit, dan juga pupuk lengkap dengan menggunakan perbandingan 37 : 30 : 30 : 2 : 1. Komposisi inilah yang dapat menunjang tumbuh kembang tanaman dan untuk media pasir yang digunakan, sebaiknya dicuci lebih dulu sebelum digunakan.

Apabila pasir sudah terbebas dari lumpur dan juga kotoran tanah, maka dapat langsung diayak dengan menggunakan ayakan yang berkasa kawat nyamuk. Jadi yang digunakan bukanlah pasir yang halus atau hasil ayakan melainkan pasir yang besar yang tidak lolos dari ayakan. Seluruh media memang harus dibersihkan lebih dulu sebelum digunakan dan hal ini supaya benih bunga kamboja tidak mudah terserang penyakit. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengukus serbuk kelapa selama 2 jam dan pupuk kandang yang diperlukan adalah pupuk matang yang sudah steril yang biasanya berwarna hitam pekat. Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah adanya bakteri yang dapat merusak bunga. Setelah mengetahui jenis tanah yang cocok digunakan untuk menanam bunga kamboja jepang ini, maka berikutnya Anda harus menentukan bibit bunga kamboja.

Menentukan Bibit Bunga Kamboja Jepang

Bibit bunga kamboja jepang ini dapat Anda peroleh secara generatif atau bibit yang berupa biji. Jadi bibit yang diperoleh ini adalah hasil dari proses penyerbukan yang terjadi pada dasar bunga dan akan berlanjut tumbuh menjadi bakal buah. Buah akan masak pada usia yang ke 2 bulan dan setelah itu baru biji buah telah siap untuk ditanam. Anda juga dapat memperoleh bibit secara generatif, yaitu proses tanamnya menggunakan cara cangkok, stek, dan juga grafting. Semua tergantung Anda ingin menanam bibit yang seperti apa, mulai dari bijinya atau langsung dengan menggunakan batang atau tunasnya.

Persiapan Proses Tanam Bunga Kamboja Jepang

Proses Menanam Di Tanah

Apabila Anda ingin menanam bunga kamboja jepang langsung di tanah dan tanpa menggunakan wadah pot maka Anda dapat membuat lubang tanah terlebih dahulu dengan ukuran kurang lebihnya 30 x 30 x 30 cm. Lubang yang telah jadi dapat dibiarkan lebih dulu selama 2 minggu lamanya. Hal ini dilakukan agar hama serta penyakit dapat mati. Setelah 2 minggu baru lubang dapat ditutup kembali dengan menggunakan top soil yang sebelumnya telah diberi campuran pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 1 : 1. Langkah selanjutnya yaitu menanam bibit bunga kamboja.

Proses Menanam Di Pot

adenium-dalam-pot

Jika Anda ingin menanam dengan menggunakan pot maka Anda harus menggunakan media tanam yang subur dan harus bersifat porous. Untuk bahan media yang digunakan yaitu pasir bangunan, sekam padi, dan pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 2 : 2 : 1. Setelah itu masukkan media tanam ke dalam pot. Biasanya pada bagian dasar pot ada beberapa lubang, Anda dapat menutup lubang tersebut dengan menggunakan pecahan genteng supaya media tanam tidak keluar saat disiram. Langkah selanjutnya yaitu menanam bibit bunga kamboja.

Langkah Langkah Menanam Bibit Bunga Kamboja Jepang

Secara Generatif

Menanam bunga kamboja jepang (adenium) secara generatif atau dengan menggunakan biji.
Menanam bunga kamboja jepang (adenium) secara generatif atau dengan menggunakan biji.

Jika Anda ingin menanam bibit bunga kamboja jepang (Adenium) secara generatif, maka Anda harus mengetahui bahwa cara ini dilakukan dengan proses perkawinan yang diawali dengan menyatunya kepala putik bunga selaku organ kelamin betina dengan serbuk sari sebagai organ kelamin jantan. Proses yang terjadi inilah yang disebut sebagai penyerbukan. Penyerbukan dapat terjadi secara alami yaitu ketika terkena angin atau juga serangga. Namun, cara alami ini tidak dapat memberikan hasil yang signifikan sebab jika tidak ada angin dan juga tidak ada serangga maka prosesnya akan sia-sia. Oleh sebab itu, Anda dapat melakukan proses penyerbukan buatan yang dapat dilakukan dengan mudah.

Pertama Anda dapat memilih salah satu tangkai bunga kamboja yang kondisi fisiknya sangat sehat. Untuk bunga yang akan diserbuk, pilihlah bagian yang sudah mekar dengan usia 3 hari. Setelah itu robek bagian corong bunga kamboja jepang dan ambil bagian serbuk sari dengan menggunakan kuas berukuran kecil. Setelah itu oleskan serbuk sari pada putik kepala putik bunga kamboja. Namun hal yang harus Anda perhatikan yaitu membuang bagian benang sari yang bunganya akan diserbuki. Sekitar 4 hari, bunga akan menjadi layu dan juga rontok dan apabila proses penyerbukan ini berhasil maka akan muncul bakal buah.

Ketika buah sudah masak maka biji buah tersebut dapat dijadikan sebagai bibit bunga kamboja yang siap untuk ditanam. Setelah Anda menyediakan media tanam yang dapat diketahui diatas baik dengan menggunakan pot atau langsung ditanam dalam tanah tanpa pot. Kemudian Anda dapat menanam biji bunga yang usianya sudah menginjak 4 – 6 bulan. Jika sudah maka dapat disiram sebanyak 1 kali dalam sehari dan diusahakan terkena sinar matahari secara langsung. Selanjutnya tinggal melakukan perawatan hingga bunga kamboja bertumbuh dan berkembang.

Secara Vegetatif

Jika Anda lebih memilih menggunakan cara vegetatif ini maka Anda dapat melakukan proses stek batang. Tehnik ini dapat Anda lakukan dengan cara memilih jenis batangnya terlebih dulu dan kemudian tentukan ukuran diameternya yang minimal berukuran 2 cm. Pilihlah batang yang sehat dan sudah cukup umur. Cabang yang sudah ditentukan dapat dipotong secara miring dan agar akarnya cepat tumbuh maka Anda dapat memberikan zat perangsang pada bagian pangkal cabang yang telah dipotong sebelumnya. Setelah itu lakukan penganginan dalam waktu 2 hari dan hal ini dilakukan agar pangkal cabang lebih cepat mengering dan terbebas dari getah.

Cabang batang adenium yang sudah dipotobg miring. Potongan batang ini siap ditanam pada media tanam untuk memperoleh tunas adenium yang baru.
Cabang batang adenium yang sudah dipotobg miring. Potongan batang ini siap ditanam pada media tanam untuk memperoleh tunas adenium yang baru.

Setelah itu Anda dapat menanam stek pada media campuran pasir halus, pupuk kandang, dan tanah subur dengan menggunakan perbandingan 2 : 2 : 1. Untuk media tanam ini sebaiknya diletakkan pada tempat yang sangat teduh dan lakukan penyiraman setiap hari. Apabila sudah mencapai 2 minggu maka stek yang ditanam akan mulai bermunculan tunas dan tanda inilah yang menunjukkan bahwa proses stek Anda berhasil. Selanjutnya yaitu melakukan perawatan agar bunga kamboja dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Secara Grafting

Cara grafting ini adalah proses penggabungan antara batang yang bunga kamboja yang bawah dengan batang atas bunga kamboja yang berasal dari tanaman bunga kamboja yang berbeda. Pertama Anda dapat menyiapkan bagian batang atas dan juga batang bawah terlebih dahulu. Untuk pemilihan batang yang atas, sebaiknya pilihlah yang sehat dan memiliki daun yang tumbuh subur. Kemudian untuk batang yang bawah sebaiknya dipilih dari bonggol bunga kamboja yang sehat dan juga tidak cepat membusuk. Untuk ukuran diameter batang bawah diharuskan lebih besar dari ukuran diameter batang atas.

Batang bawah dan batang atas tanaman adenium yang siap digabung.
Batang bawah dan batang atas tanaman adenium yang siap digabung.
Proses penggabungan dan hasil penggabungan batang atas dan bawah tanaman adenium.
Proses penggabungan dan hasil penggabungan batang atas dan bawah tanaman adenium.

Langkah berikutnya yaitu, Anda dapat memotong batang bawah hingga berbentuk V dan untuk batang atas dipotong dengan bentuk V terbalik. Jika sudah maka satukan bagian batang atas dan batang bawah lalu sambungan batang tersebut dapat diikat dengan menggunakan plastik bening. Diusahakan agar sambungan dapat tertutup dengan sempurna dan supaya sambungan tersebut tidak terkena air maka Anda dapat meletakkan bunga pada tempat yang teduh. Untuk mengurangi terjadinya penguapan dan juga agar proses pertumbuhan bunga ini dapat berjalan dengan cepat maka Anda dapat menyisakan 4 helai daun. Setelah 2 minggu, Anda akan melihat tunas baru yang muncul pada cabang batang bunga kamboja jepang (adenium). Hal tersebut menandakan bahwa proses ini sudah berhasil.

Jika semua proses tanam menanam sudah berhasil dilakukan dan jika ternyata bunga kamboja jepang (adenium) yang Anda tanam sudah berhasil tumbuh dengan subur maka kini saatnya Anda melakukan tahap perawatan agar bunga Anda lebih terlihat sehat dan cantik. Salah satunya adalah proses penyiraman yang harus dilakukan dengan benar terlebih pada saat musim panas. Penyiraman sangat penting untuk pertumbuhan bunga dan seluruh tanaman. Namun apabila Anda salah dalam melakukan proses penyiraman ini, maka bunga kamboja jepang Anda akan memiliki pertumbuhan yang terhambat serta tidak berbunga dengan sempurna atau bahkan tidak sama sekali dan yang lebih parahnya lagi dapat menyebabkan bunga menjadi mati.

Proses Penyiraman Yang Benar

Penyiraman Di Musim Panas

Sebelum melakukan proses penyiraman, Anda harus melihat bagaimana kondisi media tanamnya. Cara mengetahui kondisi baiknya yaitu Anda dapat mengangkat bunga apakah bebannya sudah ringan atau belum kemudian Anda juga dapat menyentuh media tanam apakah sudah benar benar kering atau belum. Jika beban masih berat dan media tanamnya masih basah maka jangan lakukan penyiraman. Jika sudah maka ada 2 cara dalam menyiram bunga adenium ini. Cara pertama yaitu dilakukan pada 2 hari sekali yang dilakukan hanya pada media tanamnya saja dan untuk intervalnya dapat dilakukan selama 1 minggu pada seluruh tanaman. Kemudian cara yang kedua yaitu dapat dilakukan dalam waktu 1 minggu 2 kali.

menyiram-bunga-adenium

Waktu penyiraman juga harus diperhatikan dan sebaiknya Anda menyiram bunga adenium ini pada pagi hari sekitar jam 7 hingga jam 9 pagi dan selebihnya jangan lakukan. Air yang digunakan untuk menyiram adalah air bersih yang memiliki ph 6 – 6,5. Proses penyiraman ini dapat dilakukan secukupnya dan apabila ternyata air keluar penyiraman keluar dari lubang yang berada pada dasar pot maka itu berarti bahwa penyiraman sudah merata pada seluruh media tanam.

Penyiraman Di Musim Hujan

Penyiraman bunga kamboja jepang (adenium) sebenarnya memang tidak perlu dilakukan pada musim hujan. Namun ada hal yang harus diperhatikan agar fisik tanaman menjadi lebih menarik dan tetap indah dipandang. Biasanya tanaman ini akan menerima air secara langsung dari hujan, jadi Anda tidak perlu lagi melakukan penyiraman di saat musim panas agar akar bunga tidak membusuk. Lalu apa yang harus dilakukan terhadap bunga kamboja jepang (adenium) saat musim hujan? Jadi Anda dapat membersihkan bagian batang, akar, daun, dan bunganya yang bisa jadi kotor akibat percikan hujan. Hal ini dilakukan bukan hanya sekedar untuk menjaga keindahan bunga saja namun juga agar tumbuh kembang kamboja nantinya tidak terhambat. Sehingga dengan perawatan ini tanaman bunga kamboja jepang tidak mudah diserang dengan hama dan penyakit.

Tanaman bunga kamboja jepang (adenium) memang akan sangat terlihat indah jika saja memiliki jumlah bunga yang cukup banyak. Namun karena kurangnya perawatan dan juga proses merawat yang salah maka tidak semua tanaman bunga ini dapat memunculkan bunganya dengan sempurna dan juga dengan jumlah yang diharapkan. Namun Anda tidak perlu khawatir karena tips dibawah ini dapat Anda pergunakan agar tanaman bunga kamboja jepang Anda tumbuh dengan bunga bunga kamboja yang lebat.

Tips Membuat Tanaman Bunga Kamboja Rajin Berbunga

Agar tanaman bunga adenium Anda rajin berbunga maka Anda perlu meletakkan tanaman Anda pada daerah yang langsung terkena matahari selama 5 jam dalam sehari. Namun untuk usia tanaman kamboja yang masih 2 bulan sebaiknya tidak diletakkan pada tempat yang langsung terkena cahaya dan letakkan pada tempat yang agak ternaungi. Bunga adenium ini dapat tumbuh dan hidup dalam pada suhu yang mencapai 5 – 52 derajat celcius. Salah satu hal yang sangat berperan penting bagi tanaman ini agar cepat berbunga lebat yaitu dengan melakukan pemupukan. Anda dapat menggunakan pupuk kandang, pupuk kompos atau pupuk humus yang kemudian ditambahkan langsung di atas media tanam sebanyak 1 kali dalam sebulan.

Penggunaan pupuk organik yang berasal dari pabrik yang biasanya berbentuk tablet serta butiran juga dapat diberikan pada tanaman bunga kamboja jepang (adenium) ini. Untuk pupuk kimia yang memiliki sifat slow release atau tidak mudah dilarutkan seperti magamp, dekastar, dan oscomote dapat diberikan sebanyak 1 kali pada setiap 3 – 6 bulan. Hal tersebut juga berlaku untuk pupuk gandasil dan hyponex serta lainnya. Tidak hanya itu saja, pemberian hormon juga dapat dilakukan agar tanaman adenium ini rajin berbunga. Anda dapat memberikan hormon dekamon, atonik, dan lain sebagainya. Cara pemberian hormon ini sangat berbeda dengan pemberian pupuk, pemberian hormon hanya cukup disemprotkan saja pada tubuh tanaman. Pemberian hormon dapat dilakukan sebanyak 1 kali dalam sebulan.

Agar tanaman adenium Anda cepat berbunga maka Anda dapat menambahkan media kapur dolomit yang dicampur pada media tanam lainnya dan hal ini dapat dilakukan sebanyak 1 kali dalam setahun. Untuk perawatan yang dilakukan secara berkala maka Anda dapat mengganti media tanam sebanyak sekali selama 6 bulan dan kemudian tanaman dapat disemprot dengan menggunakan pestisida. Kemudian dapat juga melakukan pemangkasan rutin untuk memperindah bunga adenium Anda.

Itulah beberapa informasi mengenai cara menanam bunga kamboja jepang (adenium) yang dapat Anda ketahui dan dapat langsung Anda praktikkan dengan mudah. Hal yang memang harus diperhatikan dalam menanam bunga hias ini yaitu dengan memperhatikan media tanamnya terlebih dahulu kemudian memperhatikan suhu yang ada di sekeliling tanaman dan setelah itu menentukan bibit tanaman dan Anda pun juga dapat menentukan proses atau cara menanam yang seperti apa dan kemudian hal yang juga sangat penting yaitu merawat bunga kamboja jepang dengan melakukan proses penyiraman yang baik dan benar. Kini Anda dapat memiliki tanaman hias yang dapat membuat halaman atau taman di rumah Anda menjadi lebih indah dan juga asri.

Intip yuk aneka benih adenium yang kami jual disini.