GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Cara Membuat Pestisida Organik dan Insektisida Alami

Saturday, October 15th 2016.
Suka? Bagi ke Teman Yuk!

Pestisida organik dan insektisida nabati dapat dibuat menggunakan berbagai alternatif, yakni pestisida organik, semprotan serangga, semprotan daun pepaya, semprotan tomat, dan lain-lain. Berbagai pestisida organik dan insektisida nabati tersebut akan di bahas satu persatu dalam artikel kali ini. Namun sebelumnya kita akan mencari tahu terlebih dahulu. Apa itu pestisida organik dan insektisida nabati?

Pestisida organik maupun insektisida nabati merupakan salah satu solusi untuk pembasmian hama pada tanaman hidroponik. Banyak petani hidroponik yang mengeluhkan tanamnnya diserang oleh hama atau serangga seperti semut, laba-laba, ulat, dan lain-lain. Pemakaian pestisida organik dan insektisida alami ini tidak bisa digunakan setiap saat, namun hanya bisa digunakan saat benar-benar diperlukan saja.

Tanaman hidroponik rentan terkena serangan hama dan penyakit tanaman.

Tanaman hidroponik rentan terkena serangan hama dan penyakit tanaman. Oleh karena itu, memanfaatkan pestisida organik dan insektisida nabati bisa menjadi solusi bagi Anda untuk membasmi hama dan penyakit tanaman.

Pestisida organik dan insektisida alami pun sebaiknya digunakan saat tanaman hidroponik sudah benar-benar dalam keadaan rusak. Jika rusaknya hanya sedikit, sebaiknya jangan dulu digunakan. Amati dulu pergerakan hama-hama tersebut, apakah cepat menyerang atau tidak. Dan jika ada predator hama di tanaman hidroponik anda, sebaiknya biarkan predator tersebut yang bekerja. Karena jika anda gegabah menggunakan pestisida organik dan insektisida nabati, justru anda dapat mengancam keberadaan predator hama yang sebenarnya dapat membantu dalam pembasmian hama maupun serangga yang menyerang.

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk membuat pestisida organik dan insektisida nabati. Sebaiknya lebih berhati-hati dalam pemakaian, karena ada beberapa insektisida nabati yang sangat kuat dan ampuh dalam membasmi serangga. Bahkan jika serangga yang menyerang tanaman anda bukanlah serangga yang benar-benar berbahaya, penyemprotan insektisida alami ini justru dapat menimbulkan masalah lain pada tanaman anda di kemudian hari.

Pestisida Organik

Bahan-bahan

  • Bawang putih 1 ons
  • Kunyit 1 ons
  • Lengkuas 3 ons
  •  3 batang serai
  • Merica secukupnya

Hama Sasaran

Semut, lalat buah, tungau, ulat daun, jangkrik, belalang, laba-laba, kutu, dan lain-lain

 Cara Membuat

  1. Tumbuk bahan-bahan yang sudah disiapkan tersebut hingga halus
  2. Campurkan dengan 1 Liter air dan didihkan
  3. Setelah mendidih, pindahkan ke dalam mangkok besar atau wadah yang lain
  4. Tambahkan sabun cuci piring secukupnya
  5. Aduk hingga rata dan dinginkan
  6. Sebelum digunakan, saring campuran tersebut agar tidak menyumbat pada semprotan
Setelah semua bahan tercampur

Setelah semua bahan tercampur, didihkan, lalu saring dan simpan pada wadah penyemprot.

Aplikasi

Setiap penggunaan 100 cc hingga 200 cc, tambahkan air 3 liter hingga 4 liter. Semprotkan pada tanaman yang terkena hama.

Semprotan Serangga Tanaman

Hama Sasaran

Ulat bulu, keong, cacing, siput, dan hama kecil

Cara membuat

  1. Cari dan ambil serangga yang telah menggerogoti tanaman anda
  2. Tumbuk serangga tersebut hingga halus dan masukkan ke dalam ember kecil yang berisi air
  3. Diamkan selama 2 hari
  4. Sebelum digunakan, saring cairan tersebut dan masukkan ke dalam botol penyemprot

Aplikasi

  • Semprotkan pada tanaman anda yang telah digerogoti serangga dan hama
  • Jenis hama yang sama pasti akan menghindari cairan yang berisi hama tersebut
  • Bekas tumbukan hama dapat diletakkan mengitari tanaman untuk menghindarkan hama yang sama kembali menyerang
  • Semprotan serangga tanaman ini kurang efektif untuk belalang

Semprotan Bawang Putih dan Cabe

Bahan-bahan

  • 3 siung bawang putih
  • Lombok secukupnya
  • Sepanci air
  • ¼ balok sabun

Cara Pembuatan

  1. Kupas 3 siung bawang putih dan campur dengan Lombok yang telah disiapkan
  2.  Rebus bawang putih dan Lombok tersebut ke dalam sepanci air
  3. Tambahkan ¼ balok sabun, aduk hingga merata
  4. Diamkan selama 1 hari

Hama Sasaran

Cacing, ulat bulu,dan ngengat

Aplikasi

  • Saring 2 cangkir larutan tersebut sebelum digunakan
  • Semprotkan pada tanaman yang terserang hama
  • Bawang putih merupakan insektisida, penolak hama, dan fungisida
  • Lombok merupakan insektisida dan penolak hama
  • Sabun digunakan untuk membantu melekatkan cairan yang disemprotkan pada tanaman dan serangga

Semprotan Daun Pepaya

Bahan-bahan

  • Daun papaya 1 kg (kurang lebih 1 tas plastic besar)
  • 5 liter air
  • 1 sendok sabun

Cara pembuatan

  1. Tumbuk daun papaya tersebut hingga halus
  2. Campur dengan 1 liter air
  3. Diamkan selama 1 jam
  4. Campurkan kembali dengan 4 liter air
  5. Tambahkan 1 sendok sabun
Daun pepaya yang telah dihaluskan

Setelah daun pepaya dihaluskan diberikan air secukupnya lalu ditambahkan 1 sendok sabun cuci piring.

Hama Sasaran

Rayap, hama kecil, dan ulat bulu

Aplikasi

Semprotkan larutan daun papaya ini pada tanaman yang diserang hama

Semprotan Daun Talas

Cara membuat semprotan ini sangat mudah. Cukup dengan menumbuk 10 helai daun talas, tumbuk hingga halus, dan campurkan dalam 3 liter air. Percikkan ke tanaman menggunakan sapu lidi, dan pastikan seluruh bagian tanaman terkena percikan secara merata untuk memberikan perlindungan maksimal pada tanaman dari serangga. Daun talas cukup efektif untuk membasmi serangga karena mengandung asam lisollic yang akan membunuh serangga seketika.

Semprotan Daun Tomat

Hama Sasaran

Daun tomat merupakan insektisida alami dan fungisida ringan yang efektif untuk membasmi semut, cacing, ulat bulu, belalang, ngengat, nematode, jamur, lalat putih, dan bakteri pembusuk.

Bahan-bahan

  • 1 kg daun tomat
  •  Batang dan buah tomat secukupnya (kurang lebih 1 genggam)
  • Air kurang lebih 4 liter
  • ¼ batang sabun

Cara Pembuatan

  1.  Masak 1 kg daun tomat ke dalam 2 liter air selama 30 menit
  2. Tambahkan lagi segenggam daun, batang, dan buah tomat
  3. Tambahkan lagi 2 liter air
  4. Aduk hingga merata
  5. Biarkan selama 6 jam
  6. Saring dan tambahkan ¼ batang sabun

Aplikasi

Semprotkan selama 2 hari sekali jika jumlah serangga yang menyerang tanaman cukup banyak. Perlu diwaspadai, bahwa daun tomat merupakan insektisida yang cukup berbahaya bagi manusia. Karena kandungan zat-zat kimia beracun pada daun tomat menjadi lebih aktif lagi setelah dimasak. Oleh karena itu, gunakan sarung tangan dan masker penutup mulut saat menyemprotkan cairan tersebut.

Semprotan Daun Tembakau

Bahan-bahan

  • 1 kg daun tembakau
  • 15 liter air
  • 2 sendok sabun

Cara Pembuatan

  1. Rendam 1 kg daun tembakau tersebut ke dalam 15 liter air selama 1 hari 1 malam penuh
  2. Kemudian, tambahkan 2 sendok sabun yang telah disiapkan. Bisa berupa sabun bubuk maupun sabun cair
  3. Aduk hingga merata
  4. Saring cairan sebelum digunakan
Ekstrak tembakau sebagai pestisida nabati. Air rendaman daun tembakau berwarna hitam pekat.

Ekstrak tembakau sebagai pestisida nabati. Air rendaman daun tembakau berwarna hitam pekat.

Aplikasi

Semprotan daun tembakau sebaiknya digunakan sebagai alternatif terakhir untuk mengatasi hama dan serangga. Karena daun tembakau ini sangat beracun dan berbahaya bagi manusia. Sehingga saat penggunaan dan pembuatannya sebaiknya menggunakan masker dan sarung tangan. Selain berbahaya bagi manusia, semprotan daun tembakau juga dapat membunuh serangga yang berguna juga.

Hama Sasaran

keong, ulat bulu, siput, dan virus daun keriting. Jangan gunakan cairan ini untuk tanaman tomat, terong, Lombok, bunga mawar, dan kentang.

Semprotan Sabun

Cara membuat semprotan pestisida ini cukup dengan mencampurkan satu sendok besar sabun bubuk maupun sabun cair dengan satu liter air. Semprotkan cairan tersebut hanya pada bagian tanaman yang rusak. Selain menggunakan sabun, anda dapat memanfaatkan air bekas cucian piring atau bekas cucian baju untuk membuat pestisida ini. Cairan ini efektif untuk keong, ulat bulu, siput, kumbang kecil, dan serangga pemakan daun lainnya.

Semprotan Lem

Semprotan ini dapat dibuat menggunakan air bekas rebusan singkong, kentang, atau talas yang dicampur dengan air secukupnya. Setelah larutan siap, semprotkan pada tanaman. Larutan yang baik akan menghasilkan lapisan tipis kering pada tanaman saat kering. Larutan ini berfungsi untuk menjebak serangga yang menyerang agar menempel di cairan tersebut hingga mati lemas. Cairan ini efektif untuk ulat bulu, lalat putih, dan serangga kecil lainnya.

Semprotan Sari Jahe

Siapkan segenggam jahe dan parut ke dalam satu ember air. Aduk hingga merata, dan biarkan selama satu hari. Semprotkan ke tanaman yang rusak untuk mengontrol ulat bulu maupun larva ulat yang menyerang tanaman anda.

Perlu diketahui bahwa penggunaan

Perlu diketahui bahwa penggunaan pestisida organik dan insektisida nabati pada tanaman hidroponik hanya bisa dilakukan jika kondisi tanaman tersebut benar-benar dalam keadaan rusak parah seperti gambar di atas.

Beberapa alternatif di atas merupakan beberapa solusi untuk membasmi hama dan serangga berbahaya pada tanaman hidroponik. Perlu diingat, bahwa larutan-larutan tersebut hanya digunakan saat kondisi tanaman sudah rusak parah agar tidak membunuh serangga predator hama ataupun serangga yang baik bagi tanaman. Selamat mencoba. Selain pestisida organik dan insektisida nabati, Anda juga bisa mengetahui 5 tanaman penghasil pestisida nabati pada artikel kami sebelumnya.

Produk terbaru

Rp 15.000
Rp 5.000
Rp 5.000
Rp 25.000
Rp 60.000
Rp 12.000

Rekening Bank

No rek. BCA akan di-SMS bersamaan total tagihan
No. Mandiri akan di-SMS bersamaan total tagihan
No rek. BNI akan di-SMS bersamaan total tagihan
No rek. BRI akan di-SMS bersamaan total tagihan

Pengiriman

Diverifikasi oleh:

Temukan Kami di

Alamat Kantor Pusat

Jl. Veteran Selatan, Kel. Mamajang Dalam
Kec. Mamajang, Makassar, kode pos 90135
Sulawesi Selatan, Telp. 082292524892