GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Cara Membuat Kompos Organik Sederhana Dengan Mudah

Thursday, September 29th 2016.
Suka? Bagi ke Teman Yuk!
Kompos dapat menyuburkan tanah sehingga membantu memaksimalkan pertumbuhan tanaman.

Kompos dapat menyuburkan tanah sehingga membantu memaksimalkan pertumbuhan tanaman.

Kompos organik dapat dibuat dari bahan dasar sampah organik. Sampah organik itu sendiri merupakan sampah yang masih bisa dipakai lagi, atau sampah daur ulang karena masih dapat mengalami dekomposisi atau pelapukan dan dapat terurai dengan baik oleh bantuan tangan manusia serta tidak menimbulkan bau. Hasil uraian inilah yang biasa disebut dengan kompos.

Sampah organik pada dasarnya diklasifikasikan menjadi 2 yaitu sampah organik basah dan sampah organik kering. Sampah organik basah , merupakan sampah organik dengan kandungan air yang banyak sementara sampah organik kering adalah yang kandungan airnya kurang. Contoh sampah organik basah adalah sisa-sisa sayuran dan kulit buah sedangkan contoh sampah organik kering adalah daun-daun kering, kayu, kertas atau ranting pohon.

Limbah rumah tangga seperti sisa sayuran, sisa makanan ataupun kulit buah merupakan sampah organik basah yang bisa diolah menjadi kompos.

Limbah rumah tangga seperti sisa sayuran, sisa makanan ataupun kulit buah merupakan sampah organik basah yang bisa diolah menjadi kompos.

Sampah organik bisa berasal dari limbah pertanian, industri, rumah tangga dan limbah pasar. Semuanya bisa diolah menjadi kompos. Nah, kompos sangat dibutuhkan oleh tanaman sebagai media tanamnya karena di dalamnya mengandung mikroba hasil dari uraian sampah organik. Mikroba atau berbagai organisme hidup yang ada di dalamnya dapat menjadi makanan yang dibutuhkan oleh tanaman. Tanah yang telah dicampurkan dengan kompos akan menjadi tanah yang subur dan disukai oleh berbagai macam tanaman.

Para petani dan pekebun mengaku bahwa keberadaan kompos sangat membantu usaha bercocok tanam mereka. Selain menghasilkan hasil tanaman yang subur dan melimpah, penggunaan kompos organik  ini juga mempunyai kelebihan-kelebihan lain, seperti harganya yang murah meriah (karena dapat dibuat sendiri), membantu membersihkan lingkungan (karena mengurangi kapasitas sampah yang berserakan di sekitar lingkungan), dan pastinya ramah lingkungan.

Untuk membuat kompos organik sederhana sangatlah mudah. Karena terbilang mudah, jadi siapapun bisa membuatnya, termasuk Anda. Yang dibutuhkan hanyalah sampah organik, lahan, dan wadah untuk sampah organiknya. Ada 3 cara yang langkah-langkahnya bisa Anda ikuti dengan membacanya di bawah ini:

1. Kompos organik dari sampah rumah tangga yang mempunyai lahan kosong

  • Lahan kosong Anda terlebih dahulu digali sedalam 50cm sampai 1 meter. Jika disekitar lahan tersebut terdapat sumur, maka berikan jarak sekitar 10 m atau lebih dari tempat galian tadi.
  • Masukkan sampah-sampah organik hasil dari limbah dapur atau rumah tangga ke dalam lubang.
  • Tutupi dengan tanah kompos tersebut agar tidak menimbulkan bau.
  • Selanjutnya, tutupi dengan tanah hingga penuh. Tekan-tekan hingga benar-benar tertutup lubang galiannya.
  • Diamkan selama 3 bulan. Setelah itu, Anda bisa langsung menggunakannya sebagai media penyubur tanah.
Pembuatan kompos pada lahan yang luas.

Gambar di atas adalah cara pembuatan kompos pada lahan yang luas.

2. Kompos organik dari limbah rumah tangga dengan lahan sempit

  • Sediakan wadah besar seperti drum yang tidak dipakai lagi
  • Di bagian bawah permukaan drum, lubangi kecil-kecil. Lubang kecil-kecil ini nantinya akan menjadi tempat rembesan keluarnya air dari sampah.
  • Setelah itu tanamlah drum sedalam 10 cm dari permukaan tanah.
  • Setiap hari masukkan sampah organik di dalam wadah drum tersebut.
  • Secara berkala, bubuhi dengan tanah, sedikit serbuk geregaji, atau kapur.
Pembuatan kompos sederhana dengan menggunakan drum plastik.

Pembuatan kompos sederhana dengan menggunakan drum plastik.

  • Untuk kualitas kompos yang paling bagus, bisa ditambahkan dengan kotoran hewan.
  • Ketika sudah penuh maka tutupi dengan tanah hingga rapat. Setelah itu diamkan selama 3 bulan lamanya.
  • Kompos tersebut sudah bisa dikeluarkan dan diangin-anginkan selama 2 minggu.
  • Setelah itu, bisa langsung digunakan sebagai pupuk untuk tanaman Anda.

3. Kompos organik dari limbah rumah tangga tanpa menggunakan lahan

Bagi Anda yang sama sekali tidak memiliki lahan di rumah, maka kompos organik tetap bisa Anda buat sendiri. Caranya dengan menyediakan wadah-wadah kecil seperti pot, kaleng bekas, ataupun ember. Wadah-wadah ini nantinya bisa langsung Anda gunakan sebagai pot. Caranya hampir sama dengan pembuatan kompos menggunakan wadah drum.

  • Sediakan wadah berupa ember, kaleng bekas ataupun pot.
  • Beri lubang kecil-kecil pada permukaan bawah wadah sebagai tempat keluarnya kandungan air dari sampah.
  • Masukkan sampah organik setiap hari dengan memberikan sedikit tanah dan serbuk geregaji.
Pembuatan kompos menggunakan wadah kecil seperti pot dan ember.

Pembuatan kompos menggunakan wadah kecil seperti pot dan ember.

  • Ketik penuh, tutup dengan tanah hingga rapat. Diamkan selama 2 bulan.
  • Setelah proses tersebut selesai, maka wadah-wadah tersebut bisa langsung Anda gunakan sebagai media tanam.

Itulah beberapa cara pembuatan kompos organik sederhana. Silahkan dicoba dan aplikasikan pada tanaman buah, tanaman sayur ataupun tanaman bunga di kebun Anda! Semoga tumbuh subur. 😀

Produk terbaru

Rp 59.000
Rp 8.000
Rp 200.000
Rp 200.000
Rp 200.000
Rp 200.000
Rp 200.000

Rekening Bank

No rek. BCA akan di-SMS bersamaan total tagihan
No. Mandiri akan di-SMS bersamaan total tagihan
No rek. BNI akan di-SMS bersamaan total tagihan
No rek. BRI akan di-SMS bersamaan total tagihan

Pengiriman

Diverifikasi oleh:

Temukan Kami di

Alamat Kantor Pusat

Jl. Veteran Selatan, Kel. Mamajang Dalam
Kec. Mamajang, Makassar, kode pos 90135
Sulawesi Selatan, Telp. 082292524892