Cara Menanam Pepaya Dalam Pot Dari Biji

Bagi penggemar buah pepaya dan ingin bertanam namun tidak mempunyai cukup lahan, cobalah budidaya pepaya dengan menggunakan pot. Hal ini, akan sangat membantu karena pasalnya sudah banyak yang membuktikan jika pepaya ditanam dalam pot masih tetap dapat berbuah. Selain itu, tentunya Anda tidak perlu membutuhkan banyak lahan untuk tempat budidaya. Sampai saat ini perbanyakan buah pepaya masih secara generatif, yaitu dengan menyemaikan biji dari buah yang masak. Biji tersebut bisa langsung ditanam dalam lahan atau disemaikan dulu. Biji pepaya sangat peka terhadap suhu dan kelembapan, sehingga Anda harus berhati-hati dalam mengecambahkan.

Pepaya juga bisa ditanam dalam pot.
Pepaya juga bisa ditanam dalam pot.

Budidaya pepaya baik dilakukan di dataran rendah hingga ketinggian 1000 mdpl. Namun pertumbuhan optimal dapat diperoleh pada ketinggian 50-700 mdpl. Tanaman ini butuh curah hujan sekitar 1000-2000 mm/tahun. Namun jangan khawatir, pepaya masih bisa tumbuh di daerah kering dengan penyiraman teratur.

Pemilihan Benih Pepaya

Benih yang baik didapatkan dari buah pepaya terseleksi. Pilih buah memanjang, tidak cacat, dan bebas dari penyakit. Buah tersebut dibiarkan matang di pohon. Biji pepaya terdapat di rongga buah dengan warna hitam kelam. Ambil biji yang terletak pada bagian ujung hingga tengah buah. Perkecambahan biji pepaya dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut:

Perkecambahan Menggunakan Tisu Atau Kain Yang Lembab

  • Biji terpilih direndam semalam menggunakan air hangat.
  • Ambil biji yang tenggelam kemudian dicuci bersih dan tiriskan.
  • Bungkus biji dengan tisu atau kain basah/lembab, sesekali semprot dengan air agar terjaga kelembabannya
  • Masukkan biji yang sudah terbungkus kedalam plastik klip dan tutup rapat.
  • Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari tetapi tidak secara langsung. Suhu yang dibutuhkan untuk perkecambahan sekitar 30°C.
  • Jaga kelembapan media benih dengan menyemprotkan air. Setelah sekitar 7-12 hari biji akan mulai berkecambah.
  • Selanjutnya biji disemai dalam polybag yang diisi media tanah dengan campuran pupuk kandang (2:1).

Perkecambahan Menggunakan Kantong Plastik Yang Ditiup

  • Biji pepaya direndam semalam dengan air hangat kuku.
  • Ambil biji yang tenggelam dan cuci bersih lalu tiriskan.
  • Masukkan biji dalam kantong plastik besar kemudian ditiup.
  • Selanjutnya plastik diikat rapat sehingga udara tidak dapat keluar dari dalam plastik.
  • Setelah 7-12 hari, biji sudah mulai berkecambah.

Pengolahan Tanah Media Tanam

Media tanam pepaya bisa diolah dengan mencampurkan tanah pekarangan dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Pastikan pupuk kandang sudah tua karena jika belum masak terlalu panas dan dapat membunuh tanaman. Bisa pula Anda tambahkan sekam bakar atau sekam mentah untuk sarana drainase. Karena kali ini kita akan budidaya pepaya dengan pot, maka siapkan pot besar dengan diameter minimal 40 cm. Pastikan bagian bawah terdapat lubang untuk drainase. Hal ini bertujuan agar sisa air dapat mengalir dan tanaman tidak busuk.

Penanaman Bibit

Biji pepaya pilihan yang telah dikecambahkan pada pot kecil.
Biji pepaya pilihan yang telah dikecambahkan pada pot kecil.

Disarankan Anda memilih bibit pepaya jenis california. Alasannya tanaman ini tidak terlalu besar jika ditanam dalam pot. Selain itu, jenis pepaya california mempunyai rasa yang manis dan banyak disukai orang. Setelah bibit siap, Anda dapat memasukkan media tanam dalam pot. Jangan lupa bagian bawah diisi dengan pecahan genting, arang dapur, kerikil agar lubang pengeluaran air terjaga. Tanam bibit dalam keadaan tegak dan pastikan bagian akar tertutup rata dengan tanah.

Perawatan Budidaya Pepaya

Tanaman pepaya dengan daun-daun yang mulai melebar harus dipindahkan pada pot atau wadah yang lebih besar. Lakukan terus perawatan seperti penyiraman teratur, pemupukan serta penyulaman saat tanamannya tumbuh semakin besar.
Tanaman pepaya dengan daun-daun yang mulai melebar harus dipindahkan pada pot atau wadah yang lebih besar. Lakukan terus perawatan seperti penyiraman teratur serta pemupukan.
Perawatan seperti penyiangan dan penyulaman juga harus dilakukan.
Perawatan seperti penyiangan dan penyulaman juga harus dilakukan saat tanamannya tumbuh semakin besar.

Penyulaman tanaman dilakukan setelah berumur 1,5 bulan sejak tanam. Tanaman yang tumbuh jelek dicabut dan dapat diganti dengan bibit baru. Amati pohon saat bunga pertama tumbuh pada ketiak daun. Bunga ini mulai tumbuh saat usia tanam 4 bulan. Bila tumbuh tunggal berarti bunga betina dan jika bergerombol berarti jantan. Pohon harus dicabut dan diganti dengan bibit baru. Untuk suplai nutrisi dilakukan pemupukan susulan yang dimulai pada minggu kedua setelah bibit dipindah tanam. Gunakan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Pemanenan Buah Pepaya

panen-pepaya-dalam-pot

Budidaya pepaya dapat dipanen setelah masa tanam 9 bulan. Produktivitas tergantung kondisi iklim, varietas dan perawatan. Buah pepaya yang dipetik harus mendekati stadium matang pohon. Cirinya terdapat garis menguning pada kulit buahnya. Bila akan dikirim jauh maka dapat dipetik lebih awal. Buah pepaya muda juga sering dimanfaatkan sebagai bahan sayur. Selain itu daun pepaya muda suka digunakan sebagai lalapan.

Nah, demikian tadi cara budidaya buah pepaya dalam pot. Selamat mencoba dan dapatkan manfaat berlebih dari pohon pepaya.

Anda juga bisa membeli aneka benih pepaya disini.