Pupuk Meroke Mn EDTA 13% – Kemasan Repack 100 Gram (Aluminium Foil)
Meroke Mn EDTA 100 gr FOIL – Repack adalah pupuk mikro yang mengandung hara Mangan (Mn) sebanyak 13%. Pupuk ini dikemas ulang (repack) menggunakan aluminium foil untuk menjaga kualitas bahan dari kelembapan dan cahaya. Kami menggunakan kemasan Repack Aluminium Foil untuk memastikan kelembapan terjaga dan kualitas nutrisi tetap stabil hingga ke tangan Anda.
Kandungan & Spesifikasi
– Mangan (Mn) Kelat EDTA: 13%
– Bentuk: Tepung/Serbuk halus (mudah larut dalam air)
– Warna: Putih
– Purity: 99,8%
– Sifat: Water Soluble (Larut sempurna, cocok untuk hidroponik dan sistem kocor).
Manfaat Utama
Mangan sangat penting untuk metabolisme tanaman, di antaranya:
1. Sintesis Klorofil:
Membantu proses pembentukan zat hijau daun agar fotosintesis berjalan maksimal.
2. Produksi Vitamin C:
Meningkatkan kualitas nutrisi pada hasil panen, terutama buah-buahan.
3. Efisiensi Nitrogen:
Membantu tanaman menggunakan unsur Nitrogen (N) secara lebih optimal untuk pertumbuhan.
4. Aktivasi Enzim:
Berperan dalam proses respirasi dan perlindungan sel dari stres oksidasi.
Gejala Kekurangan Mangan (Mn)
Biasanya muncul pada daun muda:
– Warna daun memucat (kekuningan) di antara tulang daun, sementara tulang daun tetap hijau.
– Jika parah, muncul bintik-bintik mati pada jaringan daun.
– Pertumbuhan terhambat dan daun terasa lunak/lemas.
Fungsi & Keunggulan Meroke Mn EDTA:
– Katalisator Fotosintesis:
Berperan penting dalam proses asimilasi dan pembentukan klorofil.
– Sistem Chelate EDTA:
Unsur Mn tidak mudah terikat oleh tanah, sehingga tersedia secara maksimal bagi akar tanaman.
– Atasi Daun Menguning:
Sangat efektif mengatasi gejala tulang daun hijau namun area di antaranya menguning (interveinal chlorosis).
– Fleksibel:
Dapat diaplikasikan melalui penyemprotan daun (foliar), sistem kocor/fertigasi, maupun hidroponik.
– Kompatibel:
Dapat dicampur dengan jenis pupuk lainnya.
Dosis & Cara Penggunaan:
1. Semprot Daun:
0,1 – 0,5 gram per liter air.
2. Sistem Kocor:
1 – 2 kg per hektar (disesuaikan dengan kebutuhan tanaman).
3. Hidroponik:
Digunakan sebagai stok mikro dalam racikan AB Mix.
Interval aplikasi sebaiknya dilakukan setiap 7-14 hari sekali pada masa pertumbuhan aktif.
Catatan Penting: Gunakan dosis rendah terlebih dahulu untuk pengujian pada tanaman sensitif. Simpan di tempat yang kering dan tertutup rapat.













