GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Cara Menanam Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Sunday, October 30th 2016.
Suka? Bagi ke Teman Yuk!

Cara menanam buah naga agar cepat berbuah tidaklah rumit, yang terpenting adalah menjaga Ph tanah dan kalium tanah serta proses perawatan yang rutin dan teratur. Sebelumnya kami telah membahas tentang cara menanam dan budidaya buah naga di pot. Kali ini kami akan memberi ulasan tentang cara menanam buah naga agar cepat berbuah. Namun sebaiknya mari kita kenalan dulu lebih jauh dengan buah naga.

Buah naga merupakan salah satu jenis buah yang tergolong dalam keluarga tanaman kaktus. Tanaman yang berasal dari Mexiko ini memiliki rasa yang manis dan segar, sehingga disebar luaskan hingga kawasan Asia dan mampu tumbuh subur di seluruh kawasan Asia yang memiliki iklim tropis. Di Indonesia sendiri buah naga mulai populer baru pada tahun 2000. Dan semakin banyak penggemarnya hingga dibudidayakan oleh para petani buah hingga kini secara sporadis.

Ada beberapa jenis buah naga yang dapat dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomis, memiliki cita rasa manis dan kaya akan manfaat, yang antara lain adalah:

  • Buah naga jenis Hylocereus undatus yang memiliki ciri kulit berwarna merah dengan daging berwarna putih.

buah-naga-merah-berdaging-putih

  • Buah naga jenis Hylocereus polyrhisus yang memiliki ciri kulit berwarna merah dengan daging berwarna merah

buah-naga-merah-daging-merah

  • Buah naga jenis Hylocereus costaricensis yang memiliki ciri kulit berwarna merah dengan daging berwarna merah pekat keunguan

buah-naga-merah-berdaging-keunguan

  • Buah naga jenis Hylocereus megalanthus yang memiliki ciri kulit berwarna kuning dengan daging berwarna putih

buah-naga-kuning-berdaging-putih

Cara Budidaya Buah Naga

Cara budidaya buah naga hampir sama untuk semua jenis buah. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk membudidayakan buah naga, yang antara lain adalah dengan cara generatif dengan biji, dan cara vegetatif yang dapat dilakukan dengan stek batang. Namun untuk mempercepat proses pertumbuhan dan pembuahan, cara vegetatif dirasa lebih mudah dan menguntungkan. Adapun tahap-tahap budidaya buah naga adalah sebagai berikut:

Pembibitan

Pada artikel lama kami, sebelumnya telah dibahas tentang cara semai biji buah naga. Namun untuk proses pembibitan dengan cara penyetekan dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

  • Pilih batang yang berdiameter sekitar 8 cm dan pernah berbuah 3-4 kali, dan semakin tua tanaman induk akan semakin bagus untuk dijadikan sebagai batang utama.
  • Potong batang kira-kira 80-120 cm atau sekitar 80% dari batang tanaman untuk dijadikan sebagai calon bibit.
  • Potong kembali batang calon bibit dengan ukuran 20-30 cm dengan ujung yang dipotong rata dan bagian pangkal dipotong meruncing untuk mempercepat pertumbuhan akar.
  • Potongan batang yang akan dijadikan bibit setidaknya harus memiliki 4 mata tunas agar cepat berbuah.
  • Selanjutnya biarkan batang hingga getahnya mengering, dan sebelum dilakukan penanaman maka sebelumnya dapat dicelupkan di larutan fungsida.
  • Tanam bibit buah naga pada bedengan atau polybag dengan media tanam yang telah dicampurkan dengan pupuk kandang kambing dan telah dilakukan penyiraman dengan kedalaman 5 cm.
  • Lakukan penyiraman bibit secara teratur 2-3 hari sekali. Dan untuk melindungi bibit dari sinar matahari langsung berikan naungan atau sungkup.
  • Setelah 3 minggu atau setelah tunas tumbuh, buka naungan dan biarkan tanaman terkena cahaya matahari secara penuh.
  • Setelah 3 bulan atau setelah tinggi bibit 50-80 cm bibit tanaman mulai dapat dipindahkan.
Pembibitan tanaman buah naga.

Pembibitan tanaman buah naga.

Penyiapan Lahan

Budidaya buah naga dapat ditanam di tanah ataupun dengan media polybag. Namun untuk hasil yang maksimal, penanaman sebaiknya dilakukan di lahan tanah. dengan cara sebagai berikut:

  • Pembuatan tiang panjat

tiang-penyangga-buah-naga

Pembuatan tiang dalam budidaya buah naga sangatlah penting sebagai penopang tanaman. Tiang panjat ini dapat dibuat dengan beton dengan ukuran diameter 10-15 cm dan tinggi 2-2,5 m. Masukkan tiang penyangga dalam lubang sedalam 50 cm dengan ujung tiang diberikan sebuah penopang berbentuk + dari besi ataupun kayu. Dan terakhir tambahkan penyangga berbentuk lingkaran di atasnya. Buat tiang penyangga ini secara sebaris dengan panjang 2,5 m dan jarak antar tiang berkisar 3 m. Dan diantara baris ini dibuat drainase.

  • Pengolahan tanah

Untuk media tanam, anda dapat membuat bedengan dengan mencampurkan pasir, tanah, pupuk kompos atau pupuk kandang dengan komposisi 1:1:1. Selanjutnya tambahkan dengan kapur atau dolomit kira-kira 300 gr untuk menambah kalsium pada tanah. Selanjutnya buat lubang dengan kedalaman 25 cm di seputar tiang penyangga. tutup lubang tanam dengan media tanam kemudian siram hingga tanah basah dan biarkan hingga mengering. Setelah 3 hari tambahkan pupuk TSp melingkari tiang panjat dan biarkan selama satu hari, dan lahan anda telah siap untuk ditanami.

Penanaman

Setelah bibit dan lahan siap, penanaman bibit mulai dapat dilakukan. Anda dapat menanam hingga 4 bibit tanaman untuk setiap tiang panjat dengan jarak 10 cm dari tiang panjat. Setelah penanaman selesai, selanjutnya ikat batang tanaman hingga seluruh bibit menempal pada tiang panjat.

menanam-buah-naga

Perawatan

Agar budidaya buah naga bisa cepat tumbuh dan berbuah, perawatan secara rutin harus dilakukan, yang antara lain adalah:

  • Penyerbukan

Penyerbukan tanaman dapat terjadi dengan dua cara yakni secara alami dan secara manual. Untuk mempercepat hasil pembuahan, penyerbukan manual memang dapat dilakukan, namun penyerbukan manual ini juga tidak dapat dilakukan secara asal. Penyerbukan manual dapat dilakukan ketika mahkota bunga telah mekar sempurna untuk memperoleh hasil buah yang sempurna. Anda dapat melakukan penyerbukan dengan mengoleskan serbuk sari pada putik menggunakan alat yang bersih dan kering secara hati-hati agar tangkai putik tidak patah. Penggunaan serbuk dari ini dapat dilakukan pada tangkai putik yang lain.

  • Pemupukan

pemupukan-buah-naga

Untuk proses pertumbuhan buah naga, unsur kalium sangat diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan kalium tanah, pemupukan memiliki peran yang sangat penting. Pemupukan dapat dilakukan pada awal pertumbuhan dengan menggunakan pupuk yang mengandung unsur nitrogen dan pada saat tanaman mulai berbunga dengan memberikan pupuk NPK dan ZK dengan komposisi 50 gr dan 20 gr untuk setiap lubang tanam. Selain itu pemupukan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang juga dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan komposisi 5-10 kg per lubang tanam atau disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Dan untuk memaksimalkan hasil buah anda dapat memberikan pupuk organik cair.

  • Penyiraman

Untuk mempercepat proses pertumbuhan tanaman, proses penyiraman dapat dilakukan secara rutin 3 kali sehari terutama pada musim kering. Penyiraman ini dapat dilakukan dengan sistem irigasi atau drainase parit. Dan untuk memaksimalkan hasil buah, penyiraman dapat dikurangi ketika tanaman mulai berbunga untuk menekan pertumbuhan tunas baru.

  • Pemangkasan

memangkas-tunas-buah-naga

Pemangkasan ini dilakukan untuk mengurangi pertumbuhan cabang tanaman. Pemangkasan ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yang antara lain adalah: pangkas semua cabang sekunder, dan sisakan batang utama saja untuk memaksimalkan hasil buah. Setelah cabang utama telah mencapai puncah tiang, pangkas batang agar dapat membentuk cabang sekunder hingga 4-8 cabang secara merata. Setelah cabang sekunder menjulur hingga ke permukaan tanah, pemangkasan perlu dilakukan dengan memotong cabang hingga berjarak 50 cm dari permukaan tanah. Dan pemangkasan terakhir dapat dilakukan ketika batang tanaman sudah 3-4 kali berbuah, dan harus diganti dengan cabang baru.

Pemanenan

Panen-buah-naga

Pemanenan mulai dapat dilakukan ketika tanaman telah berusia 10-12 bulan dari masa tanam. Buah mulai dapat dipanen ketika berumur 50 hari sejak masa penyerbukan dengan ciri-ciri kulit buah telah berwarna merah mengkilap. Untuk setiap tiang panjat pada usia produktif dapat menghasilkan 8-10 buah naga dengan ukuran berkisar 500 gram. Mengingat usia produktif tanaman buah naga yang dapat mencapai 15-20 tahun, pemanenan selanjutnya dapat dilakukan secara berkala dengan musim panen terbesar antara bulan September hingga Maret.

Demikianlah cara budidaya buah naga yang dapat anda lakukan agar cepat berbuah. Semoga informasi yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda terkait budidaya buah naga.

Produk terbaru

Rp 40.000
Rp 40.000

Rekening Bank

No rek. BCA akan di-SMS bersamaan total tagihan
No. Mandiri akan di-SMS bersamaan total tagihan
No rek. BNI akan di-SMS bersamaan total tagihan
No rek. BRI akan di-SMS bersamaan total tagihan

Pengiriman

Diverifikasi oleh:

Temukan Kami di

Alamat Kantor Pusat

Jl. Veteran Selatan, Kel. Mamajang Dalam
Kec. Mamajang, Makassar, kode pos 90135
Sulawesi Selatan, Telp. 082292524892